Tuesday, December 31, 2013

Menimba Ilmu di Lumbung Pemikir Sekuler Tunisia

[caption id="attachment_801" align="alignleft" width="300"]Pemikir sekuler Tunisia Berpose dengan linguis dari Tunisia, Maroko, dan Aljazair, disela-sela Simposium Internasional Linguistik ke III[/caption]

Hampir semua mahasiswa Indonesia di Tunisia kuliah di Universitas al-Zaetuna karena kampus "islam" inilah yang membuka jurusan syariah, studi Quran, dan Peradaban Arab (beberapa universitas di Tunisia ada beberapa yang membuka prodi ini). Dengan bahasa lain, al-Zaetuna (atau ejaan Perancisnya Ezzitouna ) adalah satu-satunya PTAI di Tunisia.

Namun, bagi yang akan mendalami bidang studi selain disebutkan di atas (sekali lagi kecuali peradaban Islam) harus "rela berpisah" dengan teman2.

Misal bagi yang memiliki minat di bidang Bahasa dan Sastra Arab, bisa mengambil di Universitas Tunis, hanya terpisah jalan raya dengan al-Zaetuna.

[caption id="attachment_755" align="alignright" width="320"]Pemikir Sekuler Tunisia di Universitas Manouba Foto di gerbang masuk Fakultas Sastra, Seni, dan Humaniora, Universitas Manouba.[/caption]

Sedangkan bagi yang berminat mendalami kajian liguistik Arab, harus siap menempuh perjalanan puluhan KM (sekitar 25KM) kearah barat Tunis. Universitas Manouba. Sebuah perguruan tinggi yang jadi lumbung pemikir sekuler Tunisia.
Di sana saya secara resmi terdaftas sebagai (maha)siswa program pascasarjana. Saya konsentrasi pada linguistik Arab.
Di kampus ini, terdapat seorang doktor muda yang produktif menulis, (dan selalu kontroversial), Dr. Ulfah Youssef—seorang doktor di bidang Linguistik Arab dengan disertasi Ta’addu-l-Ma’na fi-l-Qur’an: Bahts fi Asasi Ta’addudil Ma’na fil Lughoh Min Dzilali Tafaasiril Quran. Ia memperoleh kelulusan dengan predikat dengan pujian, musyarraf jiddan.

Orasi-orasinya bisa kita ikuti di Youtube. Diantaranya, bisa kita lihat video di bawah ini. Ia halalkan liwath.

Diantara buku yang ia tulis, dan sebut saja salah satunya, Syauq fi Qiraa'ati Arkaani al-Islam, شوق .... في قراءة أركان الإسلام. sebuah buku yang "MENGGUGAT" rukun Islam. Dan "meruntuhkan"!
Buku lain (baru mulai saya baca) tak kalah kontroversinya--setidaknya demikian menurut wikipedia (dan, Anda pun mungkin akan setuju setelah membacanya)-- berjudul Hirat Muslimah: fi al-Mirats wa al-Zawaj wa al-Jinsiyyah al-Mitsliyyah, حيرة مسلمة: في الميراث والزواج والجنسية المثلية
Dari judulnya saja, kita dapat meraba isinya, sebuah pembelaan kaum hawa bagi haknya yang “tertindas” dalam perkawinan dan pembagian waris.
Di belakangnya berdiri kokoh para senior. Sebut saja salah satu sebagai contoh, Abdelmajid Sharif dengan setumpuk tulisan.

[caption id="" align="alignright" width="320"]beasiswa ke tunis Rektorat Universitas Manouba[/caption]

Diantaranya al-Islam Bain ar-risalah wa attarikh dan Tahdiitsul Fikr al-Islami. Masih banyak lagi buku yang ia tulis.
Masih banyak pula pemikir sekuler di Universiras Manouba. Di kampus ini pula sempat ramai pemberitaan larangan berjilbab oleh sang dekan yang berujung demo mogok makan, demikian berita ar-rahmah.
Di lumbung sekuler ini saya ngangsu kaweruh linguistik Arab, dan bukan hal mustahil kelak saya berada di kelas Olfa Youssef yang generasi baru gerakan sekularisasi di Tunisia. Lebih lengkap tentang saya, silahkan baca: Kader NU, Mahasiswa Departemen Bahasa Arab Université de la Manouba

1 comment:

  1. tempat kuliah yang sangat bagus sekali nih ,,,

    ReplyDelete


EmoticonEmoticon